Skip to main content

Jeng Yah

 Ada 2 bagian yang menjadi favorit saya dari dialog Jeng Yah atau Dasiyah yang diperankan oleh Dian Sastrowardoyo di film Gadis Kretek.

Yang pertama adalah dialog Dasiyah muda yang mendambakan kebebasan dalam berangan-angan..

"Saat saya berada diantara orang-orang, saya melihat apa yang mereka tidak lihat. Saya melihat kebebasan di hamparan yang luas. Dan saya ingin membawa mimpi itu  kemana pun saya melangkah."

"Tapi mimpi saya hanyalah kepingan kecil diantara kehidupan yang luas. Kebebasan yang saya inginkan, tidak bisa saya tentukan sendiri. Dan itu sungguh menakutkan. Dalam dunia nyata, orang-orang hanya melihat bagian diri saya yang mereka ingin lihat. Saya berharap, mereka bisa melihat diri saya yang sesungguhnya. Ada mimpi, cita-cita dan keinginan untuk menjadi sesuatu yang berbeda, dari apa yang sudah digambarkan untuk saya."

Angan - angan Daisyah berbenturan dengan fase - fase dalam perjalanan hidup yang terjadi sedemikian rupa hingga akhirnya pada episode 5, sosok Dasiyah sampai pada state ikhlas. 

Bagian favorit kedua saya adalah dialog Jeng Yah yang digumamkan pada saat Arum & Lebas mengunjungi makamnya, disusul dengan adegan Jeng Yah yang sedang meracik saus bertemu kembali dengan Raja di masa muda.

"Kita semua punya titik terendah. Kalau orang menyebutnya luka, saya menyebutnya pelajaran, Sesuatu yang saya jadikan pegangan hidup saya tanpa rasa malu. Mungkin, setelah kita bisa menerima itu semua sebagai bagian dari diri kita, barulah kita bisa melihat ke depan. Karena saya yakin, di depan sana sesuatu yang lebih baik, setia menanti" 








to watch : Gadis Kretek / Cigarette Girl - Netflix


Comments

Popular posts from this blog

Kasih

Tidak padam arang dibakar Tidak hancur besi ditempa Tapi hati tidak begitu.   Dari semua rasa yang ada Untukmu, kupilih kasih. Yang hampir padam Dari sebuah sudut di dasar Hati yang penuh amarah.   Tapi kasih Tidak untuk digenggam Karena Kasih ku adalah bara Bakar seluruh yang palsu Lebur seluruh yang semu Jadi abu   Tapi kasih Adalah aku Adalah kamu Selalu Kekal dalam waktu - P          

Bus Terakhir

Hakikat hidup manusia adalah bertahan dalam keadaan - keadaan yang kadang diluar nalar. Malam ini pukul delapan Aku bersama berpuluh kepala keluarga Mungkin tulang punggung Juga tulang rusuk Berpegangan erat pada handel bagasi atas Di bus terakhir malam ini Kaki ku, agar kuat menopang tubuh diatas baja beroda Enam puluh menit lamanya -P, dalam perjalanan

The Prophet by Kahlil Gibran

"and when you work with love, you bind yourself to yourself, and to one another, and to God" dan ketika Anda bekerja dengan cinta, Anda mengikat diri Anda sendiri, dan satu sama lain, dan kepada Tuhan a book i got as farewell gift from a good friend that now living far away. though i cant thank you enough, i hope you live the blessed life there. * then a ploughman said, Speak to us of Work .  and he answered, saying : you work that you may keep pace with the earth and the soul of the earth. for to be idle is to become a stranger unto the seasons, and to step out of life's procession, that marches in majesty and proud submission towards the infinite. when you work, you are a flute through whose heart the whispering of the hours turns to music. which of you would be a reed, dumb, and silent, when all else sings together in unison? always you have been told that work is a curse and labour a misfortune. but i say to you that whem you work, you fulfill a part of earth's fu...