Skip to main content

Tentang Keluarga

 Keluarga adalah tempat pertama jiwa baru mendapatkan kasih sayang paling luas - beserta luka paling dalam. Konon katanya, darah lebih kental dari air. Tapi jangan lupa bahwa air adalah sumber kehidupan, penyusun darah itu sendiri. Dan tanpa nya, takkan ada darah.

Saya percaya ada yin dan yang pada segala sesuatu. Seperti sebuah hubungan yang paling istimewa, dan dapat pula menjadi paling mengecewakan. Pada perjalanan hidup ada bagian yang manis dan ada yang pahit (kadang campur asam pedas, seperti kuah tom yum hehee). Dan semuanya diperlukan untuk menjadikan perjalanan itu.. sebuah perjalanan.

Pasang surut dalam hubungan antar individu dalam sebuah keluarga terjadi sepanjang usia. Pergolakan masa kecil, remaja dan dewasa, kian besar maka kian kompleks masalahnya. Tentu saja memerlukan gaya komunikasi yang lebih matang. Syukur jika orang tua sudah sampai pada titik tertentu untuk bisa memberi tutur dengan lebih legowo.

Dalam satu cerita anak pertama yang datang pada saya malam ini, intrik antar saudara yang sedang beranjak dewasa pun ternyata tak kalah rumit. Saya jadi berpikir, mungkin sejatinya kakak beradik bukan seperti istilah "peas in the same pod" karena tidak seluruhnya memiliki pemahaman tertentu - yang sama - pada satu waktu. Dibanding itu saya lebih suka mengumpamakan hubungan antar saudara itu seperti... "bananas in one bunch". Dari sebuah tandan yang sama, tapi tak semua matang bersamaan, besaran dimensinya pun tak sama.. kendati itu, akan ranum pada waktunya, silih berganti.

Pada anak-anak yang lahir dalam keluarga yang, mungkin tak utuh, saya harap mereka tidak kekurangan kasih sayang sepanjang hidupnya.

Pada anak-anak yang bunga mataharinya telah layu lebih dulu, saya harap mereka bertemu dengan bunga lain yang sama hangatnya.

Pada anak-anak yang berkelimpahan, saya harap mereka bisa membagi kasih dengan baik ke sekitarnya.

Kalau memang betul kata seorang kawan, 'pada akhirnya ujian hidup akhir manusia adalah tentang menjalani hubungan dengan sesama', semoga kita selalu ingat bahwa kita berasal dari 1 sumber energi yang sama. Seperti sebuah ajaran Hindu : Tat Twam Asi. Tat artinya itu(ia), twam artinya kamu, dan asi artinya adalah; secara harfiah berarti 'itu adalah kau', dan secara filosofis diartikan sebagai aku adalah kamu, dan kamu adalah aku. Aku dan kamu adalah satu, saling terhubung dalam satu ikatan. Maka penting untuk Eling, bahwa yang ada di hadapan kita adalah sebagian dari diri. Eling untuk tidak saling menyakiti.


P.


***

untuk di dengar kembali :

Hometown - Lala Karmela

Hymne Tattwam Asi - Nyanyian Dharma

Gala Bunga Matahari - Sal Priadi


Comments

Popular posts from this blog

Kasih

Tidak padam arang dibakar Tidak hancur besi ditempa Tapi hati tidak begitu.   Dari semua rasa yang ada Untukmu, kupilih kasih. Yang hampir padam Dari sebuah sudut di dasar Hati yang penuh amarah.   Tapi kasih Tidak untuk digenggam Karena Kasih ku adalah bara Bakar seluruh yang palsu Lebur seluruh yang semu Jadi abu   Tapi kasih Adalah aku Adalah kamu Selalu Kekal dalam waktu - P          

Bus Terakhir

Hakikat hidup manusia adalah bertahan dalam keadaan - keadaan yang kadang diluar nalar. Malam ini pukul delapan Aku bersama berpuluh kepala keluarga Mungkin tulang punggung Juga tulang rusuk Berpegangan erat pada handel bagasi atas Di bus terakhir malam ini Kaki ku, agar kuat menopang tubuh diatas baja beroda Enam puluh menit lamanya -P, dalam perjalanan

The Prophet by Kahlil Gibran

"and when you work with love, you bind yourself to yourself, and to one another, and to God" dan ketika Anda bekerja dengan cinta, Anda mengikat diri Anda sendiri, dan satu sama lain, dan kepada Tuhan a book i got as farewell gift from a good friend that now living far away. though i cant thank you enough, i hope you live the blessed life there. * then a ploughman said, Speak to us of Work .  and he answered, saying : you work that you may keep pace with the earth and the soul of the earth. for to be idle is to become a stranger unto the seasons, and to step out of life's procession, that marches in majesty and proud submission towards the infinite. when you work, you are a flute through whose heart the whispering of the hours turns to music. which of you would be a reed, dumb, and silent, when all else sings together in unison? always you have been told that work is a curse and labour a misfortune. but i say to you that whem you work, you fulfill a part of earth's fu...